Laman

banner banner hot

Sabtu, 09 Juli 2011

Kapok

Aku punya teman, Suharyo, suka sekali bermain judi ’togel’
Suatu hari ada kecelakaan dijalan raya depan rumah kami, ia lari lebih dulu untuk melihat kejadian itu, tapi apa yang dikerjakannya, bukan menolong korban yang berlumuran darah, tapi ia kembali kerumah mengambil bolpoin kemudian berlari kembali ketempat kejadian kecelakaan, mencatat BK mobil yang terperosok kedalam got tersebut...astaga.

Setelah mencatat BK mobil yang naas itu, barulah ia menolong korban.
Tanpa itung untung rugi ia meminta tolong kepada kenderaan yang lewat meski terkadang dikenai ongkos..ia tak perduli, langsung dibayarnya..karena ia merasa yakin mobil yang terperosok itu ’membawa rezeki’...ck...ck...ck.
Benar saja, nomor plat mobil tersebut ’keluar’ dibuktikannya dengan mentraktir teman-temannya termasuk aku...begitulah yang sering dilakukannya walau tak jarang ’tidak kena’, namun ia tidak pernah ’kapok’
Pagi itu, ia mengenderai motornya agak kencang..dan malang, ia dan motornya menabrak tembok titi parit, sehingga terpental beberapa meter.
Masyarakat yang melihatnya berlari ingin segera menolong, sementara ia menjerit kesakitan :”Tolooong...kakiku...kakiku terbalik ini...addduuuuh ”. Ternyata kakinya patah, segera saja seseorang mengambil 2 bilah kayu dan membetulkan letak kakinya, kemudian 2 bilah kayu tersebut diikatkan kekaki yang patah...barulah reda sedikit sakitnya dan Suharyo memang benar aneh, bukan ia memikirkan sakitnya malah berkata kepada seseorang :”Kang...tolong ya catat BK motorku ya kang, 4 angka semua, ini duitnya...kuhabiskan saja duitku” Yang mendengar geleng geleng kepala :”Har...har....bukannya mikirin kakinya..malah togel diotaknya itu ”. Suhar hanya tersenyum dan menjawab :” nanti kalo kena kakang kebagian lah”.Ia pun dibawa ke dukun patah dengan menyewa sebuah mobil angkot karena jaraknya sangat jauh dari kampungnya dan karena kakinya yang patah lumayan parah maka ia ’diopname’ dirumah dukun patah tersebut.
Esoknya tanpa peduli kakinya masih sakit ia menelepon temannya yang membeli kupon togel semalam :”Kang..macam mana...tembus kang?”. Yang ditelepon :”Tembos opo..lewat kabeh...amblass”.
Pucatlah wajah Suharyo, habis semua modal dagangnya, ditambah motornya rusak berat, ditambah biaya dukun patah, biaya obat dan sewa mobil angkot yang belum dibayar :”Matiiiii aku...abislah aku...aduh..aduh..tobat...tobaat”

1 komentar :

  1. Nah, tahankan kau..habis semua kan..macam kau aja
    yang mengatur ....ludes kan

    BalasHapus