Pagi ini, hari puasa ke 13, Ogel mengantuk sekali, karena tadi malam begadang sampai sahuur, tak bisa tidur, bahkan sampai menjelang pergi sekolah, belum tidur ’sepicingpun’
”Whoaaahhhhh..........” Ogel menguap tak henti ”Bagaimana belajar nanti...pasti ketauan donk kalau aku tertidur.....apa akal ya..” Ogel mulai berfikir,..dan tiba tiba ia sedikit tersenyum, dapat akal, lalu pergi mencari sesuatu dan ”Nah ini dia...kalo aku pake kacamata hitam ini...tentu bu guruku yang galak itu ngak tau aku.molor”. Iapun memakai kacamatanya itu pergi kesekolah. Seperti biasa Anto dan teman lainnya sudah menunggunya di depan rumah. ”Lo..kenapa Gel, kok pake kacamata ?” Anto bertanya..Agar puasa tidak batal karena berbohong, ia menjawab singkat ”Mata ku” Anto mendengar jawaban singkat itu berfikir ”Ooo...sakit mata rupanya” Merekapun berangkat kesekolah, sedikit terhuyung Ogel berjalan karena ngantuk, tapi teman-temannya dia saja, mereka maklum sakit mata memang perih rasanya, dan Antopun memegang tangannya agar tidak terjatuh, Ogel tersenyum melihat teman sahabatnya ini.
Disekolah Ogel langsung masuk keruang kelas lalu duduk di kursinya, kebetulan didepan. Tidak berapa lama semua murid masuk, karena lonceng berbunyi termasuk ”guru galak’ juga.
”Lo, kenapa Ogel. kok pake kaca mata ?” Ibu guru bertanya, dan Ogel menjawab ”Mata saya bu” Ibu gurupun mengerti”Ooo sakit mata barangkali..ya sudah lah” pikirnya.
Ibu guru pun mulai mengajar dan bertanya pada murid-murid tentang soalan-soalan dan tiba kini giliran Ogel yang harus menjawab soalan.”Nah sekarang Ogel...apa yang dimaksud.....”Ibu guru berhenti bertanya dan melihat Ogel duduk tegak, tapi mulutnya terbuka...dengan arah pandang sedikit keatas.”Eh..Gel, lihat ibu...kemari” Ogel tenang saja, ibu guru agak jengkel tapi karena puasa ditahannya emosinya ”Gel,...lihat ibu” Ogel diam saja, ibu guru tak terbendung lagi emosinya, lalu dilemparnya Ogel dengan kapur. Tap.....kapur masuk kemulut Ogel yang terbuka.”Hap...clup...glek ”kapur ditelan Ogel, semua murid menjerit tertahan melihat Ogel menelan kapur termasuk bu guru galak tadi. Namun Ogel tenang kembali dan mulutnya terbuka lagi.. Sejenak semua murid terdiam, ibu guru mendatangi Ogel dan membuka kacamatanya. ”Bah....yang tidurnya kau Gel” Ogel tersentak gelagapan, semua murid tertawa terpingkal. Ibu guru galak itu tak dapat menahan tawanya ” Ya Tuhan...kau telan kapur ibu tadi....ayo sana cuci mukak kau itu” Ogel maluuu sekali, iapun beranjak pergi sementara murud yang lain tertawa terpingkal pingkal. Selesai cuci muka iapun masuk kembali, teman-temannya menyorakinya ”Ogel..ogel..begadang aja kau...” Ogel diam saja dan ibu guru sambil senyum bertanya ”Kemana kau rupanya Gel....pantas aja pake kacamata supaya tidak ketauan kau tidur ya”
Ogel menjawab ”Maaf bu..tadi malam saya tidak bisa tidur...sampai pagi, ngak tau buk kenapa”.Ogel menjawab ”Jadi kenapa kau telan kapur ibu tadi” Ogel malu-malu menjawab lagi ”Dalam tidur saya bermimpi, ibu melempar kacang kemulutku..ya kutangkap lah buk” Semua murid tertawa mendengar jawaban Ogel.
Demikian ceritanya.......
”Whoaaahhhhh..........” Ogel menguap tak henti ”Bagaimana belajar nanti...pasti ketauan donk kalau aku tertidur.....apa akal ya..” Ogel mulai berfikir,..dan tiba tiba ia sedikit tersenyum, dapat akal, lalu pergi mencari sesuatu dan ”Nah ini dia...kalo aku pake kacamata hitam ini...tentu bu guruku yang galak itu ngak tau aku.molor”. Iapun memakai kacamatanya itu pergi kesekolah. Seperti biasa Anto dan teman lainnya sudah menunggunya di depan rumah. ”Lo..kenapa Gel, kok pake kacamata ?” Anto bertanya..Agar puasa tidak batal karena berbohong, ia menjawab singkat ”Mata ku” Anto mendengar jawaban singkat itu berfikir ”Ooo...sakit mata rupanya” Merekapun berangkat kesekolah, sedikit terhuyung Ogel berjalan karena ngantuk, tapi teman-temannya dia saja, mereka maklum sakit mata memang perih rasanya, dan Antopun memegang tangannya agar tidak terjatuh, Ogel tersenyum melihat teman sahabatnya ini.
Disekolah Ogel langsung masuk keruang kelas lalu duduk di kursinya, kebetulan didepan. Tidak berapa lama semua murid masuk, karena lonceng berbunyi termasuk ”guru galak’ juga.
”Lo, kenapa Ogel. kok pake kaca mata ?” Ibu guru bertanya, dan Ogel menjawab ”Mata saya bu” Ibu gurupun mengerti”Ooo sakit mata barangkali..ya sudah lah” pikirnya.
Ibu guru pun mulai mengajar dan bertanya pada murid-murid tentang soalan-soalan dan tiba kini giliran Ogel yang harus menjawab soalan.”Nah sekarang Ogel...apa yang dimaksud.....”Ibu guru berhenti bertanya dan melihat Ogel duduk tegak, tapi mulutnya terbuka...dengan arah pandang sedikit keatas.”Eh..Gel, lihat ibu...kemari” Ogel tenang saja, ibu guru agak jengkel tapi karena puasa ditahannya emosinya ”Gel,...lihat ibu” Ogel diam saja, ibu guru tak terbendung lagi emosinya, lalu dilemparnya Ogel dengan kapur. Tap.....kapur masuk kemulut Ogel yang terbuka.”Hap...clup...glek ”kapur ditelan Ogel, semua murid menjerit tertahan melihat Ogel menelan kapur termasuk bu guru galak tadi. Namun Ogel tenang kembali dan mulutnya terbuka lagi.. Sejenak semua murid terdiam, ibu guru mendatangi Ogel dan membuka kacamatanya. ”Bah....yang tidurnya kau Gel” Ogel tersentak gelagapan, semua murid tertawa terpingkal. Ibu guru galak itu tak dapat menahan tawanya ” Ya Tuhan...kau telan kapur ibu tadi....ayo sana cuci mukak kau itu” Ogel maluuu sekali, iapun beranjak pergi sementara murud yang lain tertawa terpingkal pingkal. Selesai cuci muka iapun masuk kembali, teman-temannya menyorakinya ”Ogel..ogel..begadang aja kau...” Ogel diam saja dan ibu guru sambil senyum bertanya ”Kemana kau rupanya Gel....pantas aja pake kacamata supaya tidak ketauan kau tidur ya”
Ogel menjawab ”Maaf bu..tadi malam saya tidak bisa tidur...sampai pagi, ngak tau buk kenapa”.Ogel menjawab ”Jadi kenapa kau telan kapur ibu tadi” Ogel malu-malu menjawab lagi ”Dalam tidur saya bermimpi, ibu melempar kacang kemulutku..ya kutangkap lah buk” Semua murid tertawa mendengar jawaban Ogel.
Demikian ceritanya.......
Ogeeel....ogel...ada-ada saja tingkahnya, tapi teman-temannya senang bergaul dengannya.
BalasHapusOgel itu orang batak ya tok......
BalasHapusKurasa aku punya temen seperti ini,...seneng deh
BalasHapus