Berjalan sendiri dibawah
terik matahari
Kemana pergi lagi..tak
tau
Hanya map lusuh ini
menemani, diam tak iri
Melihat bakmi dicaci maki oleh gigi palsu
Yang berbaris rapi,
tegak berdiri
Memohon kepada kaki,
agar berhenti
Mata hanya melirik, tak
pasti
Otak tak mampu berfikir lagi
Duit sudah sirna, tanpa
arti
Merayap pergi bersama
supir angkot
Yang selalu menagih
dengan mata melotot
Tak takut beradu otot..
Seperti robot.....
Yah sudahlah
Smoga besok ada yang
berulah
Sehingga ada satu
kesempatan
Untuk mendapat
pekerjaan
Aamiin.........
Tidak ada komentar :
Posting Komentar