Anak seorang milyarder mendapat tugas dari gurunya untuk mengarang tentang “Keluarga Miskin”
Mulailah ia mengarang :
Aku adalah seorang anak dari keluarga miskin...kami hidup serba kekurangan..Kami hanya mempunyai 2 pembantu tukang masak, 1 orang tukang kebun, 1 orang baby sitter, 2 orang Security dan 2 orang supir
Pergi sekolah aku hanya diantar pake BMW, karena kami hanya punya 1 buah Lamborghini yang sering dipakai papa untuk kekantor dan mami kearisan
Sedih memang, tapi apa boleh buat, hidup harus dijalani, meski uang jajanku hanya 1 juta perhari, tapi aku tetap semangat kesekolah.
Pulang sekolah, aku selalu duduk merenung dipinggir kolam renang, memikirkan kehidupan kami yang serba sulit....hmmm...semoga ada perubahan.
Malam hari, didalam kamarku yang hanya berukuran 8 x 8 meter itu, aku mencurahkan segala unek2ku kedalam sebuah Laptop Apple Macbook Pro ME665 (Retina Display) yang hanya berharga Rp. 33 juta
Hmm..semoga ada perubahan....hahahahaa
Mulailah ia mengarang :
Aku adalah seorang anak dari keluarga miskin...kami hidup serba kekurangan..Kami hanya mempunyai 2 pembantu tukang masak, 1 orang tukang kebun, 1 orang baby sitter, 2 orang Security dan 2 orang supir
Pergi sekolah aku hanya diantar pake BMW, karena kami hanya punya 1 buah Lamborghini yang sering dipakai papa untuk kekantor dan mami kearisan
Sedih memang, tapi apa boleh buat, hidup harus dijalani, meski uang jajanku hanya 1 juta perhari, tapi aku tetap semangat kesekolah.
Pulang sekolah, aku selalu duduk merenung dipinggir kolam renang, memikirkan kehidupan kami yang serba sulit....hmmm...semoga ada perubahan.
Malam hari, didalam kamarku yang hanya berukuran 8 x 8 meter itu, aku mencurahkan segala unek2ku kedalam sebuah Laptop Apple Macbook Pro ME665 (Retina Display) yang hanya berharga Rp. 33 juta
Hmm..semoga ada perubahan....hahahahaa
Tidak ada komentar :
Posting Komentar