Laman

banner banner hot

Selasa, 19 Mei 2015

Empat Sekawan

Empat sekawan yakni ; Karmidi, Warso, Sugeng dan Parno mengadakan reuni di sebuah rumah makan . Sambil makan, mereka berempat ber-bincang2 sambil bernostalgia.
Setelah makan Karmidi pamit meninggalkan teman2nya sebentar untuk nyanyi karaoke,
Karmidi : “Minta lagu apa rek? Dangdut..hehehe?”
Sugeng : “Lha opo ae lah..yang penting asseeekk hehehe”
Sambil mendengarkan Karmidi nyanyi, teman2nya melanjutkan obrolan mereka.
Warso : “Bagaimana anak anakmu Geng?”
Sugeng : “Oo, baik2 saja, anak saya kan dua. Yang cewek ikut suaminya yang jadi Polisi di Medan. Sedangkan yang cowok sudah jadi boss, pabriknya dua, pabrik sepatu dan pabrik karet gelang. Tapi ya gitu…, saya yang jadi bapaknya saja ndak pernah dibelikan motor sama sekali, eeeh… pas kemarin pacarnya ulang tahun dibelikan BMW 318i gress.”
Sugeng : “Lha kalau anakmu War?”
Warso : “Anakku juga dua, yang paling gede kerja di London yang ragil sekarang sudah jadi direktur developer rumah. Tapi agak gemblong juga anak saya yang ragil ini. Rumah bapaknya sudah doyong dibiarkan aja, tapi waktu kemarin pacarnya ulang tahun malah di belikan rumah baru.”
Warso : “Kalau kabar anakmu gimana Par?”
Parno : “Anak saya empat, cowok satu, cewek tiga. Sekarang sudah pada mandiri. Yang paling sukses ya anakku yang cowok. Sekarang jadi direktur bank. Cuman ya nggak bener juga. Lha… saya ini nggak pernah di kasih uang sama sekali, tapi kemarin waktu pacarnya ulang tahun di kasih deposito 100 juta.”
Setelah Parno cerita, Karmidi selesai karaoke.
Karmidi : “Nyeritain apa sih Rek?”.
Parno : “Ini lho Kar, pada nyeritain anaknya, gimana anakmu Kar?”
Sambil ngisap rokok agak dalam, Karmidi mulai cerita :
Karmidi : “Anakku cuma satu, tapi payah. Aku ingin dia jadi ABRI, eeeh malah buka salon. Sudah lima tahun dia buka salon, dari dulu sampe sekarang ya teteeep aja nyalon. Tapi meskipun begitu dia tetep anak ku. Apalagi dasarnya anaknya itu baik, pergaulannya luas dan sayang sama bapaknya. Setiap dapat rejeki saya pasti diberi. Kemarin pas dia ulang tahun, ada temannya yang ngado BMW 318i gress, rumah baru, dan deposito 100 juta. Dia bilang semua itu buat bapak saja, dia tetep seneng buka salon saja, katanya ….”

Warso/Sugeng/Parno : !!!???? weleh...kok ???

Tidak ada komentar :

Posting Komentar