Laman

banner banner hot

Selasa, 15 Januari 2019

Maling ketipu

Seorang bapak  tua menulis surat ke anaknya Samidon yang sedang dipenjara karena dituduh jual minuman oplosan. Begini isi suratnya :
Bapak : "Mid, kapan kamu bisa pulang ini waktunya tanam ubi, bapak sudah tua, sudah nggak kuat macul"
Dan begitu baca surat dari bapaknya si Samidon jadi sedih.
Sementara itu 3 orang maling kambuhan , kawan satu selnya sudah habis masa tahanannya dan akan bebas dari penjara....sedikit harapan, Samidonpun segera membalas surat itu ke bapaknya yang isinya :

"Bapak tolong jangan di cangkuli kebon kita, karena disitu aku nyimpan peti duit . Jadi jangan dicangkul ini pesan saya"
Surat itu ia berikan kepada Brodjol , salah seorang  maling kambuhan yang mau bebas.
Samidon : “Brod..aku minta tolong sama kau, kasikan surat ini ke bapakku ya...penting”
Brodjol : “wah penting?...yup..oke pren...nanti aku kasikan ke bapakmu”
Dan surat tersebut ternyata tidak sampai ke bapaknya karena Brodjol membuangnya. Pada malam hari Brodjol dan 2 orang teman penjaranya yang sama2 udah bebas itu..mendatangi kebonnya si Samidon, dan mencari duit yang disimpan Samidon di kebon itu.
Pagi-pagi bapaknya Samidon datang kekebun itu dan terkejut, kebonnya udah dipacul semua
Bapaknya lalu mengirim surat ke anaknya lagi :
Bapak: "Mid, bapak heran...kebon kita udah dipaculin semua...ada malaikat kali ya yang membantu macul kebon kita?”
Sambil senyum  kemenangan si Samidon  segera membalas :
Samidon : "Ya pak, sekarang bapak udah bisa menanam ubinya kan?" (dalam hati “rasain lu Brod”)

Brodjol  :”Kok nggak ketemu ya !?.....”

Tidak ada komentar :

Posting Komentar