Laman

banner banner hot

Rabu, 31 Agustus 2016

Siasat Mbah

Seorang yang kaya bernama Wowon pergi berburu burung kuntul di Rawa Gemblong.
Dia menembak dan.. “Dhuaaarrrr” burung itu kena, tetapi sialnya jatuh ke ladang kebun petani mbah Sumo… Wowon memanjat pagar, diseberang Mbah Sumo berjalan menghampiri Wowon dan melihat sebagian tanamannya rusak diinjak.

Mbah Sumo : “Ngapain koe nang kene … arak maleng yo?”
Wowon: "Saya menembak burung dan jatuh di tanah ini, dan sekarang saya akan mengambilnya."
Mbah Sumo : "Enak aja, sampeyan loncat pagar masuk tanah orang koyok maling ora duwe aturan…ora due udel opo?"
Wowon dengan pongah dan marah berkata, "Sembarangan ngomong kamu ya…saya ini orang kaya, kalo kamu tidak membiarkan saya mengambil burung itu, saya akan menuntut kamu dan mengambil semua yang kamu punya."
Mbah Sumo tersenyum dan dengan tenang menjawab
Mbah Sumo : "Kayaknya, sampeyan nggak tahu bagaimana kita menyelesaikan perselisihan di Rawa Gemblong. Biasa nya …. perselisihan kecil seperti ini kami selesaikan dengan cara 'Telung Saduk’ maksudnya masing2 tiga kali pukul/nendang/tinju/dll…
Wowon yg congkak njawab: "Oke sapa takut…heh (dalam hati) sudah mbah2 aja..sok”
Mbah Sumo :"Begini… karena sengketa terjadi di tanah saya, saya bisa nyaduk duluan. terus sampeyan nyaduk saya tiga kali dan seterusnya bolak-balik sampai ada yang nyerah. Kalo saya nyerah, sampeyan bisa ambil burungnya…udah ngerti mas orang kaya..?"
Wowon : “ O..gitu gampang…oke setuju” Wowon setuju untuk mematuhi aturan permainan.
Mbah Sumo mantan thai boxer dan guru silat perlahan-lahan berjalan ke orang kaya...
Tendangan pertama telak mengenai selangkangan…ciaaaat….clekkk...puinggg.
Wowon : “Ehhhhh….ohhhhh..ihhhh”
Ampun… Wowon terjungkal dan menggelundung …sambil memastikan si’boy’ aman…kemudian berusaha berdiri lagi
Tendangan keduanya kena ulu hati...Bleckkk…
Wowon : “ Eekkk…hoaakkk…hoakkk” muntah muntah..sak kareppe.
Wowon yg pongah masih bisa merangkak ketika saduk'an ketiga mbah Sumo diarahkan ke pantatnya, membuat si orang kaya jatuh telungkup tepat ditumpukan teletong kerbo.
Dengan susah payah mengumpulkan sisa tenaga dan stamina Wowon berusaha berdiri dg kedua kakinya.
Sambil menyeka wajahnya yg ber-masker teletong kerbo..
Wowon: "Oke mbah... sekarang giliran saya. "
Mbah Sumo tersenyum : “Udah …ndak usah mas…AKU NYERAH… ambil aja burungnya!!
Wowon :”haahh !!???…heehhh” …. Ndeprok dan pingsan …. burungnya dicuri oleh anjing pulak itu….

Tidak ada komentar :

Posting Komentar