Markiyeti pagi itu mau berangkat
kerja,…lagi menanti bus kota di halte dekat gang rumahnya. Pakaian yang
dikenakan sangat ketat, roknya semi-mini lagi, sehingga kelihatan lekak lekuk bodinya
yang seksi ..
Bus kota yang dinantipun datang,.. Markiyeti
akan naik lewat pintu belakang, tapi kakinya nggak sampai di tangga bus. Menyadari
roknya yang ketat, tangan kirinya menjulur ke belakang untuk menurunkan sedikit
resleting roknya supaya agak longgar.
Tapi kakinya masih juga belum bisa mencapai
tangga….iapun mengulangi untuk menurunkan lagi resleting roknya. … tetep masih belum
bisa naik ke tangga bus. Sampai ketiga kalinya ia ingin menurunkan lagi
resleting roknya, … tapi tiba-tiba ada tangan kuat mendorong pantatnya dari
belakang sampai Markiyeti terloncat dan masuk ke dalam bus.
Markiyeti melihat ke belakang ingin
tahu siapa yang mendorongnya, ternyata ada pemuda gondrong yang cengar-cengir
melihat Markiyeti.
Markiyeti : “Hei, kurang ajar kau.
Berani-beraninya pegang-pegang pantat orang”
Pemuda : “Yang nggak sopan itu sapa,
mbak?…. masak belum kenal aja udah berani nurunin resleting celana gue.”
Markiyeti : “Hahhh !!???…. Ihhhhh ...…”
Tidak ada komentar :
Posting Komentar