Sepuluh tahun lalu
Hantam semua persoalan...selesai
Tak pernah dihitung apa yang dikorbankan
Ilmu...tenaga dan pikiran
Semua dicurahkan
Hasilnya memang memuaskan
Penuh pujian
Lima tahun lalu
Ketika perut mulai bicara
Semua persoalan adalah harga
Apa yang dikorbankan ada nilainya
Tak cuma pujian...tapi berlian
Hasilnya
Wajah cemberut, meski ingin tertawa
Bibir tersenyum, meski ingin berduka
Kepala ditegak, meski ingin menunduk
Tangan berkacak, meski ingin berpeluk
Setahun lalu
Ketika masa tak punya waktu bicara
Kenangan indah yang seharusnya ada
Tinggal duka yang tak berharga
Pusing kepala
Dulu, pujian datang tak diharap
Kini, meski berharap tak mau menghadap
Semua lewat
Stress berat
Sang pintarpun skak mat
Wafat......kiamat......tamat
Hantam semua persoalan...selesai
Tak pernah dihitung apa yang dikorbankan
Ilmu...tenaga dan pikiran
Semua dicurahkan
Hasilnya memang memuaskan
Penuh pujian
Lima tahun lalu
Ketika perut mulai bicara
Semua persoalan adalah harga
Apa yang dikorbankan ada nilainya
Tak cuma pujian...tapi berlian
Hasilnya
Wajah cemberut, meski ingin tertawa
Bibir tersenyum, meski ingin berduka
Kepala ditegak, meski ingin menunduk
Tangan berkacak, meski ingin berpeluk
Setahun lalu
Ketika masa tak punya waktu bicara
Kenangan indah yang seharusnya ada
Tinggal duka yang tak berharga
Pusing kepala
Dulu, pujian datang tak diharap
Kini, meski berharap tak mau menghadap
Semua lewat
Stress berat
Sang pintarpun skak mat
Wafat......kiamat......tamat
Tu lah waktu belum naik pangkat rajiiin..
BalasHapusDah naik sombong...Dah tua tak ada yang mau menghormat.....kiamatlah