Laman

banner banner hot

Sabtu, 31 Juli 2010

Ogel dicari polisi

Pagi ini Senin sekolah sudah buka kembali. Dua orang bersahabat ’DUO TOGEL’ berjalan kaki menuju sekolah mereka, meski jarak sekolah cukup jauh + 2 km, alasan mereka disamping irit ongkos, berjalan kaki sejauh itu membuat mereka sehat.
Untuk menjaga penampilan mereka, mereka selalu memakai baju kaos ’oblong’ bila jalan kaki, sesampai disekolah baru ditukar dengan seragam sekolah.

”Kalau ngak begini Gel, baumu pasti minta ampun...” Anto berkata yang langsung dijawab Ogel :”Iyala,..macam kau juga, hobi makan jengkol..ha..ha..haha, mandi aja baunya ngak hilang, apalagi ngak mandi...wah”.Merekapun berjalan dari Kamar mandi sekolah menuju ruang kelas.
Tiba-tiba Ogel ingat sesuatu :” To, bilangkan sama pak guru, aku pulang ya, ada yang sakit di Medan”.Anto terheran heran :”Lo..kok baru bilang sekarang, tadi...” Ogel memotong :”Udah, nanti kuceritain ya ?” Ogel bergegas mengambil tas sekolahnya dan pergi.
”Heran...tadi ngak ngomong, kalau ada familinya yang sakit di Medan”
Ngak lama Ibu guru masuk :”Ogel kemana To” Agak berat Anto menjawab :” Dia izin bu, katanya ada yang sakit di Medan”
Tidak berapa lama muncul 2(dua) orang tamu yang disambut ibu guru :”Dia izin pak, katanya ada yang sakit di Medan”. Kedua tamu yang ternyata berpakaian polisi itu terkejut dan heran, namun mereka tidak segera menjawab, hanya dalam hati :”Siapa familinya yang lain di Medan ya?”.Lalu mereka permisi kepada ibu guru :”Baiklah kalau begitu bu, terima kasih waktunya, kami permisi”. Ibu guru menjawab :”Baik pak”.
Sementara itu Anto mulai gelisah, belajar ngak masuk otak lagi, pikirannya melayang-layang :” Waduh, macammana si Ogel ini, kok dicari-cari polisi, walaah...walah..Geel, pantes tadi buru-buru pulang rupanya buron dia”.Anto terus menebak-nebak.
Sementara itu Ogel, dirumah pakai sarung duduk diberanda depan, sekali-kali berlari kedalam rumah, tidak berapa lama kembali ke beranda, terus berulang-ulang...heran.
Tiba-tiba muncul 2 orang Polisi yang tadi mencarinya di sekolah, Ogel terkejut, namun tiba-tiba ia melompat-lompat :”Tulaaaang,” lupa pakai sarung, ia berlari menuju dimana polisi yang salah satunya adalah ’tulangnya’(maksudnya paman – adik ibunya), namun belum sampai ketempat ’tulangnya’ ia kembali lagi kedalam rumah sambil berkata :”maaf tulang, darurat” Tulangnya yang polisi terheran-heran :”pakai sarung kedodoran, lari kedalam rumah, kenapa ya?”. Tidak sampai selesai berfikirnya, tiba tiba Anto datang tergopoh-gopoh :”Pak..pak..tunggu dulu..ada apa ini pak, apa salah kawanku pak ”. Anto memegangi tangan polisi itu :”Siapa kau, bere (pangkat keponakan)” Anto menjawab :” Saya kawannya pak, Anto ”. Polisi itu timbul kelakarnya, sambil menggertak :” Oo, jadi kau yang namanya Anto ya, kemari kau ”. Polisi itu langsung memegang lengan Anto sambil berkata : ” Inilah yang sering diceritakan si Ogel itu kawan ” Kata polisi itu kepada temannya dan Anto mulai ketakutan :” Apa salah kami pak ” Polisi itu tak tahan menahan gelinya akhirnya tertawa :” Tak ada salah kalian, aku pamannya si Ogel, baru datang dari Padang Sidempuan, ada yang ketinggalan punya si Ogel, jadi sambil lewat mau ke Medan aku turun disini”. Anto terduduk lega:” Jadi tadi kok si Ogel lari ke dalam rumah teriak-teriak minta tolong pak”. Polisi itu tertawa :” Ooo..itu bukan tolong..tapi tulang, tulang itu paman..begitu ”. Tak lama Ogel keluar dari dalam rumah, mukanya cemberut :” Selesai sudah”. Pak Polisi dan Anto terheran :”Apanya yang selesai Gel, apa meninggal orang yang sakit di Medan itu”. Giliran Ogel tertawa :” Kau ini To, lambat kali kau berfikir, maksudku ada orang sakit di Medan itu..itu lo yang dirumah sakit, kan orang sakit, bukan familiku” Ogel memeluk pamannya itu :” Ada apa tulang, kok singgah kemari, omak sama amang kesawah :”Ah, Cuma kepingin aja singgah, mau lihat bereku yang ganteng inilah ”. Ogel naik kupingnya sebelah dibilang pamannya ganteng :”Oh gitu tulang, memang dikampung ini, aku termasuk 10 besarlah paman kalau soal ganteng, kalau temanku ini, 50 besar baru masuk ”. Sambil tertawa menghindari tinjunya Anto.
Pamannya geleng-geleng kepala melihat keponakan kesayangannya ini. Tiba-tiba Anto menyela :”Jadi kok pulang kau tadi Gel ”. Ogelpun menjawab :” Aku tadi mau bilang langsung sama kau, nanti kau ngak percaya, jadi kubilang saja ada orang sakit di Medan”.Anto tersenyum, dan Ogel melanjutkan ceritanya :” Pagi tadi, termakanku, Sayur Daun Urus Urus punya amangku, maksud amangku untuk cuci perut, kupikir sayur biasa untuk sarapan pagi, waktu disekolah perutku mulai berputar kurasa,mual, jadi dari pada nanti kau banyak tanya, kubilang aja ada orang sakit di Medan, supaya kau tidak bebohong, akupun tidak berbohong, begitu ceritanya dan sekarang, perutku tidak mual lagi, berarti selesailah sudah ke WC nya, itu maksudku” Hampir serentak :”O o o o o ”
Jadi tunggu aja cerita ’Duo Togel’ berikutnya ya...

Tidak ada komentar :

Posting Komentar